GAPURA MAKUTHA: Pembangunan Molor, Masa Pengelolaan Berkurang

SOLO – Molornya pembangunan Gapura Makutha selama hampir dua tahun dipastikan berdampak terhadap berkurangnya masa pengelolaan oleh PT Rizki Adi Perkasa (RAP), selaku investor yang membangun gapura tersebut. Jika PT RAP memasang videotron pada gapura batas kota tersebut, maka hak pengelolaan bagi perusahaan itu hanya tersisa delapan tahun dari kesepakatan awal masa pengelolaan selama sepuluh tahun.

Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Supriyanto, mengemukakan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan PT RAP telah disepakati masa pembangunan dan pengelolaan Gapura Makutha oleh investor adalah sepuluh tahun.

“Tapi alokasi waktu sepuluh tahun tersebut termasuk waktu pengerjaan gapuranya. Kalau dilihat dari molornya pembangunan yang hampir dua tahun ini, tentunya pengelolaan gapura oleh investor nantinya juga akan berkurang dua tahun, sehingga investor nanti hanya berhak mengelola selama delapan tahun, termasuk jika gapura itu dipasangi videotron,” terang Supriyanto, Rabu (25/7/2012).

Sayangnya, pemasangan videotron di Gapura Makutha tidak masuk dalam MoU pembangunan gapura tersebut. ”Untuk videotron memang tidak harus selesai sesuai deadline pengerjaan gapura. Hal ini berdasarkan pada kesepakatan, di mana videotron tidak masuk pada MoU itu. Jadi, itu bukan satu kesatuan,” ujarnya.

Terhadap persoalan masa pengelolaan videotron tersebut, Supriyanto menegaskan akan mengawasi pelaksanaannya. “Yang jelas rekanan hanya memiliki hak untuk mengelola videotron yang akan dipasang di gapura tersebut selama delapan tahun. Dalam hal ini kami akan mengawasi pelaksanaannya nanti seperti apa,” tandasnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Solo, Budi Yulistianto menyebutkan dalam MoU, Pemkot hanya memberikan hak pengelolaan Gapura Makutha kepada investor selama sepuluh tahun, termasuk di dalamnya masa pengerjaan gapura tersebut. Sementara untuk pemasangan videotron, diterangkan dia, merupakan pilihan dari investor.

“Selama masa pengelolaan oleh investor, tidak ada bagi hasil untuk Pemkot. Tapi dari pemasangan videotron di gapura tersebut, Pemkot akan memperoleh pendapatan dari pajak reklame,” terangnya. Budi mengaku optimistis pembangunan Gapura Makutha akan selesai akhir Juli ini. “Ya menurut kesepakatan terakhir Juli ini harus selesai. Kalau kami positive thinking saja,” tandasnya.

Sumber: http://www.solopos.com/2012/solo/gapura-makutha-pembangunan-molor-masa-pengelolaan-berkurang-204494

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s